Pertemuan NSC Untuk Penetapan Proposal Tahap II Berlangsung di Jakarta
Pertemuan NSC Untuk Penetapan Proposal Tahap II Berlangsung di Jakarta
  • DGM Indonesia (A)
  • May 26, 2019
Gambar dari judul : Pertemuan NSC Untuk Penetapan Proposal Tahap II Berlangsung di Jakarta

Anggota National Steering Comittee (NSC) DGM-I saat pertemuan untuk penetapan 28 proposal yang akan dijalankan beberapa tahun kedepan bersama NEA/Samdhana Institute. Foto : Anggit/Samdhana.

Sebagai bagian dari tahapan seleksi final proposal Dedicated Grant Mechanism (DGM) Indonesia (DGM-I) tahap II, Komite Pengarah Nasional (National Steering Committee/NSC) mengadakan pertemuan untuk penetapan penerima dukungan hibah pendanaan DGM Indonesia di Jakarta, 22-24 Mei 2019. Dari hasil pertemuan terpilih 28 proposal mewakili 7 region yang akan dijalankan beberapa tahun kedepan bersama NEA/Samdhana Institute.

DGM Indonesia telah membuka penerimaan proposal Tahap II sejak 29 Oktober 2018. Penerimaan ini merupakan implementasi dari Komponen 1, yaitu memberikan hibah untuk memperkuat kapasitas Masyarakat Adat dan Masyarakat Lokal dalam meningkatkan kepastian atas kepemilikan atau penguasaan atas tanah, wilayah dan sumberdaya alam mereka, dan kegiatan upaya penghidupan melalui perencanaan secara partisipatif atas tanah, wilayah dan sumberdaya alam mereka (Sub-grants to Strengthen IPLC Capacity to Enhance Tenure Security and Improve Livelihoods).

Pada Tahap kedua ini, proses penerimaan proposal dilakukan sesuai dengan panduan Project Operation Manual (POM), yaitu diawali dengan penerimaan Kertas Konsep kemudian menyusun proposal. 

DGM-I sudah menerima 247 Kertas Konsep dari seluruh Indonesia yang terbagi atas 7 region, dengan rincian 125 pengaju dari Masyarakat Adat dan 122 pengaju dari Komunitas Lokal. Region Sumatera terdiri dari 32 pengaju Masyarakat Adat dan 34 pengaju Komunitas Lokal. Region Kalimantan ada 38 pengaju Masyarakat Adat dan 17 pengaju Komunitas Lokal. Region Sulawesi ada 18 pengaju Masyarakat Adat dan 16 pengaju Komunitas Lokal. Region Jawa ada 2 pengaju Masyarakat Adat dan 32 pengaju Komunitas Lokal. Region Bali Nusra ada 13 pengaju Masyarakat Adat dan 19 pengaju Komunitas Lokal. Region Maluku ada 7 pengaju Masyarakat Adat dan 3 pengaju Komunitas Lokal. Region Papua terdiri dari 15 pengaju Masyarakat Adat dan 1 pengaju Komunitas Lokal.

Berdasarkan hasil seleksi Kertas Konsep, NEA mengundang 60 kertas konsep untuk dapat mengirimkan proposal dan melanjutkan ke proses seleksi berikutnya menjadi 42 proposal dan seleksi akhir yang menetapkan 28 proposal penerima hibah DGM-I tahap II. 

Pertemuan ini selain dihadiri 11 anggota NSC mewakili 7 region dan 2 orang mewakili perempuan masyarakat adat dan komunitas lokal, serta masing masing 1 orang mewakili Kamar Masyarakat, Dewan Kehutanan Nasional (DKN) serta Kementrian LHK, juga melibatkan NEA bersama Adviser untuk menyampaikan hasil monitoring DGM-I tahap I dan penilaian proposal tahap II. Turut hadir dari World Bank yang memantau jalannya proses penetapan.