DGM Indonesia Sosialisasikan ‘Call for Proposal’
DGM Indonesia Sosialisasikan ‘Call for Proposal’
  • DGM Indonesia (A)
  • August 12, 2017
Gambar dari judul : DGM Indonesia Sosialisasikan ‘Call for Proposal’

DGM Indonesia telah resmi meluncurkan dokumen Call for Proposal, bertepatan dengan Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia 09 Agustus 2017. Masyarakat Adat Komunitas lokal diseluruh Indonesia kini sudah bisa mengakses pendanaan hibah untuk mendanai kegiatan-kegiatan, baik untuk pengakuan wilayah yang hingga saat ini masih diperjuangkan oleh masyarakat Adat dan komunitas lokal, serta pemberdayaan dan pengembangan ekonomi berkelanjutan berbasis pengelolaan serta pemanfaatan sumber daya alam (Hutan) di wilayah masyarakat adat dan Komunitas Lokal.

Pengumuman resmi ini disampaikan setelah proses negosiasi panjang dengan pihak World Bank selaku pengelola administrasi untuk dana hibah di Indonesia.

Selanjutnya dilakukan sosialisasi kepada masyarakat adat dan komunitas lokal terkait bagaimana tata cara pengajuan proposal dilakukan. Selain sosialisasi melalui website dan media sosial, anggota Nasional Steering Commite (NSC) DGM Indonesia bersepakat untuk dilakukan sosialisasi kepada masyarakat adat dan komunitas lokal yang sekiranya tidak dapat menjangkau informasi dikarenakan keterbatasan akses informasi terkait Call for Proposal.

Salah satunya sosialisasi langsung ke masyarakat yang dilaksanakan oleh Lalu Prima Wiraputra selaku NSC DGM Indonesia untuk Region Bali-Nusra. Sosialisasi tersebut dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan perayaan Hari Internasional Masyarakat Adat (HIMAS) tanggal 09 Agustus 2017, di Lombok-Nusa Tenggara Barat. Sosialisasi dihadiri juga oleh beberapa perwakilan perempuan adat serta Dewan AMAN Wilayah Bali-Nusra yang berasal dari Pulau Dewata, peserta dalam sosialisasi tersebut sangat antusias dalam mendengarkan pemaparan tentang tujuan dari projek di DGM Indonesia dan tata cara dalam menuliskan proposal yang juga telah terdapat panduannya dalam website DGM Indonesia itu sendiri. (Surti Handayani)